Breaking News
light_mode
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Nasional » Gandeng KPK, Ditjen Imigrasi Perkuat Integritas Aparatur dan Tata Kelola Pelayanan Publik

Gandeng KPK, Ditjen Imigrasi Perkuat Integritas Aparatur dan Tata Kelola Pelayanan Publik

  • account_circle Adminmainstrea
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SURABAYA – Direktorat Jenderal Imigrasi terus memperkuat komitmennya dalam membangun birokrasi yang bersih, transparan, dan berintegritas. Sebagai bagian dari upaya pembenahan kelembagaan, Ditjen Imigrasi menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan penguatan integritas kepada seluruh jajaran keimigrasian di Indonesia.

Langkah tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Penguatan Kepatuhan Internal Terintegrasi yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur, pada 1 hingga 3 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti sebanyak 272 peserta yang terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama, kepala kantor wilayah, hingga kepala unit pelaksana teknis keimigrasian dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Satuan Tugas Program Pengendalian Gratifikasi KPK, Nensi Natalia, hadir sebagai narasumber utama untuk memberikan pembekalan mengenai pentingnya membangun budaya integritas di lingkungan pemerintahan. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam mengendalikan praktik gratifikasi.

Nensi menjelaskan bahwa penguatan integritas harus dimulai dari setiap individu melalui sikap profesional, menghindari benturan kepentingan, disiplin melaporkan harta kekayaan secara berkala, hingga melaporkan kepada pihak yang berwenang apabila menerima gratifikasi.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, yang membuka secara resmi kegiatan tersebut, menekankan bahwa seluruh aparatur sipil negara di lingkungan keimigrasian memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga moralitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kualitas pelayanan publik tidak hanya diukur dari hasil yang dicapai, tetapi juga dari proses pelayanan yang dijalankan secara profesional dan berintegritas.

“Integritas dan kepatuhan harus menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian. Masyarakat tidak hanya menilai hasil kerja kita, tetapi juga menilai bagaimana proses pelayanan itu diberikan,” kata Hendarsam.

Melalui sosialisasi tersebut, Ditjen Imigrasi juga memperkuat pemahaman peserta terhadap berbagai instrumen pencegahan penyimpangan, termasuk implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Berbagai materi yang diberikan mencakup penegakan kode etik, penguatan budaya kerja antikorupsi, kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), hingga peningkatan efektivitas penegakan hukum keimigrasian.

Selain itu, peserta juga dibekali strategi mendeteksi potensi maladministrasi sejak dini melalui penerapan manajemen risiko benturan kepentingan serta optimalisasi mekanisme pelaporan pelanggaran atau whistleblowing system. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan internal sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan tugas.

Untuk memperkaya perspektif pengawasan, Direktorat Jenderal Imigrasi turut menghadirkan sejumlah narasumber dari lembaga negara lainnya, di antaranya Direktur Pengawasan Bidang Politik dan Penegakan Hukum Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Moch. Fachrudin, serta Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Robertus Na Endi Jaweng. Kehadiran para narasumber tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara pengawasan internal dan eksternal dalam mendukung reformasi birokrasi di lingkungan keimigrasian.

Dalam arahannya, Hendarsam kembali mengingatkan bahwa kepatuhan internal tidak boleh dipandang sebagai sekadar fungsi pengawasan ataupun penindakan terhadap pelanggaran. Lebih dari itu, kepatuhan harus menjadi budaya organisasi yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh jajaran, mulai dari pimpinan hingga petugas yang bertugas di lapangan.

“Kepatuhan internal tidak boleh dipandang semata-mata sebagai fungsi pengawasan atau penindakan terhadap pelanggaran. Kepatuhan internal harus menjadi budaya kerja yang hidup dalam setiap organisasi, mulai dari pimpinan hingga pelaksana,” ujar Hendarsam.

Menutup kegiatan tersebut, Hendarsam meminta seluruh kepala kantor wilayah serta unit pelaksana teknis keimigrasian untuk segera menerapkan seluruh hasil pembahasan dan rekomendasi yang diperoleh selama forum berlangsung di lingkungan kerja masing-masing. Evaluasi berkala akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menekan potensi penyimpangan sekaligus memperkuat reformasi birokrasi di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Menurutnya, keberhasilan institusi keimigrasian pada masa mendatang tidak hanya ditentukan oleh capaian kinerja administratif, tetapi juga oleh tingkat kepercayaan publik yang mampu dibangun melalui pelayanan yang profesional, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah nyata untuk memperkuat tata kelola keimigrasian yang bersih, transparan, akuntabel, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” ucap Hendarsam menutup penjelasannya. (rls)

  • Penulis: Adminmainstrea

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Meranti Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Pembangunan Berbasis Data

    Pemkab Meranti Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Pembangunan Berbasis Data

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Adminmainstrea
    • 0Komentar

    MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang secara resmi dicanangkan oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Senin (15/6/2026). Dukungan tersebut ditegaskan Bupati Asmar saat membuka apel pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti, unsur Forkopimda, […]

  • Kunjungan Perdana Konsul Malaysia Perkuat Hubungan Keimigrasian di Gerbang Selat Malaka

    Kunjungan Perdana Konsul Malaysia Perkuat Hubungan Keimigrasian di Gerbang Selat Malaka

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Adminmainstrea
    • 0Komentar

    SELATPANJANG – Penguatan kerja sama keimigrasian antara Indonesia dan Malaysia menjadi fokus utama dalam kunjungan perdana Konsul Malaysia di Pekanbaru, Muhammad Husni Sahiran bin Ismail, ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang, Kamis (9/7/2026). Pertemuan tersebut menegaskan komitmen kedua negara untuk meningkatkan koordinasi di wilayah perbatasan, mulai dari pelayanan keimigrasian, perlindungan warga negara, hingga pengawasan […]

  • Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis

    Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Adminmainstrea
    • 0Komentar

    SELATPANJANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, sekaligus mendengarkan pendapat kepala daerah terhadap empat Ranperda inisiatif DPRD, di Balai Sidang DPRD Kepulauan Meranti, Kamis (2/7/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti […]

  • Bangun Sekolah Ramah Anak, SDN 24 Selatpanjang Kota Gelar Sosialisasi Pendidikan Inklusif

    Bangun Sekolah Ramah Anak, SDN 24 Selatpanjang Kota Gelar Sosialisasi Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Adminmainstrea
    • 0Komentar

    Meranti – SD Negeri 24 Selatpanjang Kota menggelar kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kompetensi Warga Sekolah untuk memahami sikap inklusif, toleransi dan kesetaraan gender, termasuk pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas, Jumat (18/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula SD Negeri 24 Selatpanjang Kota tersebut diikuti para siswa, guru dan tenaga kependidikan, serta sebagian wali murid. Dimana kegiatan tersebut […]

  • Imigrasi Selatpanjang Deportasi WNA Tiongkok, Terbukti Salahgunakan Izin Tinggal

    Imigrasi Selatpanjang Deportasi WNA Tiongkok, Terbukti Salahgunakan Izin Tinggal

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Adminmainstrea
    • 0Komentar

      SELATPANJANG – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang melaksanakan pendeportasian terhadap Warga Negara Asing (WNA) Tiongkok berinisial H.Y karena terbukti melakukan pelanggaran terhadap ketentuan keimigrasian sebagaimana diatur dalam Pasal 122 huruf a Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, yaitu setiap orang asing yang dengan sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan […]

  • Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti

    Bupati Asmar Temui Bappenas RI, Perjuangkan Dukungan APBN 2027 untuk Infrastruktur dan Pembangunan Kepulauan Meranti

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Adminmainstrea
    • 0Komentar

    Jakarta – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memimpin langsung rombongan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan audiensi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas RI di Jakarta, Senin (22/6/2026). Pertemuan tersebut bertujuan memperjuangkan dukungan pendanaan dan anggaran pusat bagi sejumlah proyek strategis daerah tahun 2026-2027, sekaligus menyelaraskan program pembangunan daerah dengan prioritas nasional. Audiensi yang […]

expand_less