Breaking News
light_mode
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Daerah » Asap Karhutla Menyelimuti Meranti, Pazrul Minta Sekolah Tak Dipaksakan Tatap Muka

Asap Karhutla Menyelimuti Meranti, Pazrul Minta Sekolah Tak Dipaksakan Tatap Muka

  • account_circle Adminmainstrea
  • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Meranti – Kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti mendapat perhatian dari anggota DPRD Kepulauan Meranti, Pazrul Amraini, S.Pd.

Pazrul yang merupakan anggota Komisi III DPRD Kepulauan Meranti menyarankan agar Dinas Pendidikan segera mengambil kebijakan untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah, mengingat kondisi kabut asap saat ini dinilai dapat berpotensi memengaruhi kesehatan anak-anak.

“Kalau bisa segera diliburkan. Kondisi kabut asap saat ini sangat tidak baik sekali, apalagi bagi anak-anak,” ujar Pazrul, pada Kamis (17/09/2026).

Menurutnya, keselamatan dan kesehatan peserta didik harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kebijakan proses belajar mengajar di tengah kondisi udara yang tidak sehat akibat kabut asap.

Ia juga menyarankan agar proses pembelajaran sementara dapat dilakukan secara daring hingga kondisi kabut asap kembali membaik.

“Diharapkan proses belajar mengajar bisa dilaksanakan melalui daring. Menunggu asap berkurang, setelah itu proses belajar mengajar bisa kembali dilaksanakan seperti biasa,” katanya.

Pazrul mengatakan, persoalan tersebut juga telah didiskusikan bersama rekan-rekannya di Komisi III DPRD Kepulauan Meranti. Menurutnya, langkah antisipasi perlu segera dilakukan agar anak-anak tidak terlalu lama terpapar kabut asap.

Ia juga menyinggung bahwa sejumlah daerah telah mengambil kebijakan meliburkan siswa sekolah sebagai langkah untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan.

“Di beberapa daerah sudah ada yang meliburkan anak-anak sekolah karena khawatir terhadap kesehatan. Kami berharap Dinas Pendidikan segera mengambil kebijakan untuk meliburkan anak-anak,” ujarnya.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti telah mengimbau pihak sekolah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kabut asap serta mengurangi aktivitas siswa di luar ruangan.

Namun, dengan kondisi kabut asap yang dinilai semakin tidak baik apalagi bagi anak-anak, Pazrul berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dapat segera mengambil langkah yang lebih tegas demi melindungi kesehatan peserta didik.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi belakangan ini.

Walaupun sempat diguyur hujan beberapa hari terakhir disebagian wilayah, namun di Kabupaten termuda di Provinsi Riau itu masih diselimuti kabut asap pada jam tertentu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Irwanto, mengatakan pihaknya telah mengingatkan masing-masing koordinator wilayah (korwil) agar dapat mengambil langkah meliburkan siswa apabila kondisi udara semakin memburuk.

“Kalau memang seandainya kondisi udara makin parah, kita juga sudah mengimbau ke sekolah-sekolah melalui masing-masing korwil untuk dapat meliburkan siswa,” ujar Irwanto saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (15/9/2026).

Meski demikian, hingga saat ini belum ada sekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti yang meliburkan siswanya akibat kabut asap. Menurutnya, berdasarkan pemantauan secara kasat mata, kondisi kabut asap saat ini belum tergolong parah.

“Kita belum memiliki alat pendeteksi udara atau ISPU. Jadi untuk sementara berdasarkan pantauan kasat mata, kondisinya belum begitu parah,” katanya.

Irwanto menyebutkan, berdasarkan informasi yang diterima dari para guru, kabut asap dengan kondisi cukup pekat biasanya terjadi pada waktu subuh hingga sekitar pukul 07.30 WIB.

Ia pun meminta pihak sekolah tetap mengambil langkah antisipasi untuk melindungi siswa dari paparan asap. Sekolah diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menyediakan masker bagi siswa jika kondisi udara dinilai tidak memungkinkan.

“Kita juga sudah mewanti-wanti, kalau memang tidak memungkinkan, liburkan saja. Atau setidaknya berikan masker kepada masing-masing siswa agar tidak terpapar asap,” ujarnya.

Selain itu, pihak sekolah juga diimbau untuk mengurangi aktivitas siswa di luar ruangan. Khusus bagi siswa yang memiliki riwayat sesak napas atau mengalami gangguan kesehatan serupa, pihak sekolah diminta memberikan kelonggaran untuk tidak mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

“Kalau ada siswa yang memiliki riwayat sesak napas atau mengalami penyakit serupa, agar dapat meliburkan diri,” katanya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti berharap kondisi kabut asap yang ditimbulkan oleh karhutla dapat segera membaik dan tidak mengganggu proses belajar mengajar.

Namun, apabila ke depan kondisi udara semakin memburuk hingga mengharuskan penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ), Irwanto berharap para orang tua dapat turut mengawasi aktivitas anak selama berada di rumah.

“Kita berharap kondisi kabut asap akibat karhutla ini segera hilang. Namun apabila kondisi ke depannya makin parah dan diharuskan diterapkan PJJ, saya berharap para orang tua dapat memantau anaknya di rumah, jangan sampai berkeliaran di luar rumah,” pungkasnya.

  • Penulis: Adminmainstrea

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

    Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adminmainstrea
    • 0Komentar

    BATAM – Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Muhammad Fahri SKM, menyambangi Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kepulauan Riau dan PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam, Senin (6/7/2026). Pertemuan tersebut difokuskan pada penguatan konektivitas transportasi sekaligus mendesak percepatan rute penyeberangan Alai Insit – Tanjung Balai Karimun, dan Alai Insit […]

  • Harhubnas 2026, Bupati Asmar Tekankan Keselamatan dan Konektivitas

    Harhubnas 2026, Bupati Asmar Tekankan Keselamatan dan Konektivitas

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Adminmainstrea
    • 0Komentar

    Meranti — Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn.) H. Asmar, memimpin Apel Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (17/9/2026). Mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”, peringatan Harhubnas tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen insan perhubungan dalam menghadirkan transportasi yang aman sekaligus mendukung […]

  • Bangun Sekolah Ramah Anak, SDN 24 Selatpanjang Kota Gelar Sosialisasi Pendidikan Inklusif

    Bangun Sekolah Ramah Anak, SDN 24 Selatpanjang Kota Gelar Sosialisasi Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Adminmainstrea
    • 0Komentar

    Meranti – SD Negeri 24 Selatpanjang Kota menggelar kegiatan Sosialisasi Peningkatan Kompetensi Warga Sekolah untuk memahami sikap inklusif, toleransi dan kesetaraan gender, termasuk pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas, Jumat (18/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula SD Negeri 24 Selatpanjang Kota tersebut diikuti para siswa, guru dan tenaga kependidikan, serta sebagian wali murid. Dimana kegiatan tersebut […]

  • Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif dalam RUU Daerah Kepulauan

    Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif dalam RUU Daerah Kepulauan

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adminmainstrea
    • 0Komentar

      JAKARTA – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI memasukkan kebijakan afirmatif bagi daerah kepulauan dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Daerah Kepulauan. Dalam audiensi bersama Panitia Khusus (Pansus) Daerah Kepulauan DPR RI di Kompleks DPR RI, Jakarta, Senin (6/7/2026), Asmar menegaskan bahwa karakteristik wilayah kepulauan menyebabkan biaya pembangunan, logistik, dan pelayanan dasar […]

  • SPMB Berjalan Lancar, SMPN 4 Pulau Merbau Sambut Siswa Baru

    SPMB Berjalan Lancar, SMPN 4 Pulau Merbau Sambut Siswa Baru

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Adminmainstrea
    • 0Komentar

    Meranti – Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 4 Pulau Merbau telah selesai dilaksanakan dengan lancar. Hingga penutupan pendaftaran, tercatat sebanyak 25 calon peserta didik baru mendaftar dari kuota yang disediakan sebanyak 32 siswa. Untuk diketahui, Pendaftaran untuk jenjang SMP sudah berlangsung dari 15 hingga 17 Juni 2026. Kepala […]

  • Waisak Sannipata Nusantara 2026 di Meranti, Bupati Asmar Ajak Perkuat Perdamaian dan Kerukunan Antarumat Beragama

    Waisak Sannipata Nusantara 2026 di Meranti, Bupati Asmar Ajak Perkuat Perdamaian dan Kerukunan Antarumat Beragama

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Adminmainstrea
    • 0Komentar

    Bupati Kepulauan Meranti

expand_less